Monday, September 14, 2009

NTFS vs FAT

Partisi : sistem membagi dari sebuah media penyimpanan yang terpisah secara logis yang berfungsi seolah-olah bagian tersebut terpisah secara fisik.

Partisi juga dapat dilakukan melalui beberapa “Partition Utilities” yaitu :
1. DOS / Linux fdisk
2. Fips
3. Disk Druid
4. Windows Diskpart
5. Symantec Norton “Partition Magic”.
Kita harus membuat beberapa partisi di dalam sebuah hard disk, sehingga menjadikannya terlihat sebagai beberapa hard disk, meski jumlahnya dibatasi oleh skema partisi yang digunakannya.
Contoh : HD size 40 GB dipartisi menjadi 2 bagian skema partisi yaitu C: 15 GB & D: 25GB.

Ada 3 bagian dari partisi :
a.Partisi Primary biasanya digunakan sebagai Boot table yang pertama (drive C) yang berfungsi sebagai Master. Pada partisi ini akan diberikan sebuah sistem operasi agar dapat di-boot pada awal booting. Contoh : Local Disk C:/
b.Partisi Extended merupakan partisi pembatas antara partisi Primary dan partisi Logical. Dalam pertisi Extended ini bukan sebuah drive, karena hanya berupa pembatas yang berfungsi memisalkan antara partisi Primary dan partisi Logical agar sistem operasi dapat membedakan antara drive C dan drive berikutnya, dan biasanya partisi Extended ini terdiri atas beberapa partisi Logical. Contoh : Local Disk D:/  , Contoh : Local Disk E:/ ,dll.

c.Partisi Logical merupakan bagian dari partisi Extended. Dalam partisi ini tidak terdapat sistem operasi seperti layaknya partisi Primary, karena sistem operasi tidak mengenal partisi Logical sebagai Boot table, walaupun kita dapat memberikannya sistem pada saat pemformatan. Partisi ini biasanya dikenal sebagai drive berikutnya. Contoh : Local Disk F:/ (USB), H:/ (CD/DVD Drive)

Keuntungan dari partisi yang lebih dari satu antara lain dapat meminimalisir sistem eror pada sistem operasi, data dapat dibuat lebih aman, penggunaan ruang hasrddisk yang efisien, memudahkan back up data dan pencarian file. Akan tetapi sebelum kita membuat partisi hard disk, maka kita harus memperhatikan terlebih dahulu jenis partisi yang akan kita pakai dan sesuaikan partisi dengan sistem operasi yang akan dijalankan, karena system operasi harus berjalan sesuai dengan lingkungannya sendiri, misal :
  • Windows 95 = FAT 16
  • Windowa 97 & 98 atau 98SE = FAT16 & FAT3
  • Windows 2000 & XP = FAT32 & NTFS
  • Linux = Ext2 atau Ext3
1. NTFS
Pada awal tahun 90-an, Microsoft memutuskan untuk menciptakan sebuah sistem operasi dengan kualitas tinggi, penampilan menarik, dapat dipercaya dan aman. Untuk mengatasi kepincangan pada Windows NT yang merupakan terbarunya, maka Microsoft menciptakan sebuah file system baru, yaitu New Technology File System (NTFS). NTFS diciptakan dengan memadukan suatu konsep file sistem lain, HPFS, yang digunakan pada OS/2 ditambah teknologi baru hasil temuan Microsoft sendiri. HPFS (High Performance File System) adalah suatu file sistem dari sistem operasi OS/2 (buatan IBM). HPFS mampu membaca data lebih cepat dibandingkan sistem FAT.

NTFS (New Technology File System) adalah file sistem standar yang mempunyai kelebihan dalam pengaturan akses (access control) sebuah berkas atau direktori, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance) untuk mengimbangi kinerja dari HD menjadi lebih maximal. Seperti pada sistem berkas lainnya, NTFS juga membagi semua tempat pada disk dalam bentuk cluster-cluster. Cluster / allocation unit : kumpulan sektor media penyimpanan yang digunakan oleh sistem operasi sebagai sebuah kesatuan, yang dapat digunakan untuk menyimpan informasi di dalam berkas atau direktori. Cluster dimaksudkan untuk mengurangi keborosan dalam melakukan manajemen terhadap struktur data di dalam hard disk, sehingga sistem berkas tidak akan mengalokasikan sektor disk fisik, tetapi sekumpulan sektor yang saling bedekatan.
“recommended for Windows NT, Windows NT 3.x (NT 3.1, NT 3.50, NT 3.51), Windows NT 4.x (NT 4), Windows NT 5.x (Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003), serta Windows NT 6.x (Windows Vista).”

2. FAT
FAT pertama kali dikembangkan oleh Bill Gates dan Marc McDonald, pada tahun 1976-1977.
FAT (File Allocation Table) adalah sebuah sistem berkas / direktori yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi.

Tabel alokasi berkas atau File Allocation Table merupakan sebuah tabel yang dipelihara di dalam hard disk atau media penyimpanan lainnya oleh sistem operasi yang bertindak sebagai "daftar isi media penyimpanan", yang menunjukan di mana direktori dan berkas disimpan di dalam disk. Ketika sebuah media penyimpanan diformat dengan menggunakan FAT, sistem berkas ini akan membuat sebuah tabel alokasi berkas yang disimpan pada lokasi yang dekat dengan permulaan media penyimpanan tersebut. Media penyimpanan yang dimaksud adalah media penyimpanan seperti sebuah hard disk, sebuah partisi dalam sebuah hard disk, atau media penyimpanan portabel
Jenis FAT : FAT12, FAT16, FAT32, exFAT
“recommended for DOS systems, Windows 95, Windows 98.”


3. NTFS vs FAT
NTFS
• Lebih aman
NTFS membolehkan mengatur izin dalam sebuah file atau folder, dan menspesifikasikan grup – grup dan para pengguna yang diizinkan mengakses atau tidak oleh anda, dan kemudian pilih jenis akses yang diperbolehkan.

• Mendukung Kapasitas Besar
Sebagai tambahan, NTFS mengatur ruang disk lebih efisien daripada FAT dengan menggunakan ukuran cluster terkecil. Menggunakan cluster yang kecil akan mengurangi ruang/space yang terbuang percuma dalam hard disk. NTFS mendukung banyak kemampuan dalam dynamic disk untuk mengatur kebutuhan – kebutuhan penyimpanan besar.

• Space terbatas dalam volume
    NTFS mendukung pengompresan/pemadatan seperti halnya menambahkan space yang tidak teralokasi dari disk yang sama atau dari disk lainnya untuk menambah ukuran dari sebuah kapasitas NTFS.


Just information about WINDOWS Series (http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Windows)

•    16-bit, berjalan di atas MS-DOS
o    1985 November - Windows 1.0
o    1987 9 Desember - Windows 2.0
o    1990 22 Mei - Windows 3.0
o    1992 Agustus - Windows 3.1
o    1992 Oktober - Windows for Workgroups 3.1
o    1993 November - Windows for Workgroups 3.11

•    Hibrida (16-bit/32-bit), berjalan tanpa MS-DOS (meski tidak sepenuhnya)
o    1995 24 Agustus - Windows 95 (Versi: 4.00.950)
o    1998 25 Juni - Windows 98 (Versi: 4.1.1998)
o    1999 5 Mei - Windows 98 Second Edition (Versi: 4.1.2222)
o    2000 19 Juni - Windows Millennium Edition (Me) (Versi: 4.9.3000)

•    Berbasis kernel Windows NT
o    1993 Agustus - Windows NT 3.1
o    1994 September - Windows NT 3.5
o    1995 Juni - Windows NT 3.51
o    1996 29 Juli - Windows NT 4.0
o    2000 17 Februari - Windows 2000 (Versi: NT 5.0.2195)
o    2002 - Windows XP (Versi: NT 5.1.2600)
o    2003 - Windows Server 2003 (Versi: NT 5.2.3790)
o    2006 - Windows Vista (Versi 6.0 Build 6000)
o    2007 - Windows Home Server (Versi 6.0.1800.24)
o    2008 - Windows Server 2008 (Versi 6.1)
o    2009 - Windows 7 (Versi 6.1)

Download link : click here


No comments: